Pulau bidadari

 On Selasa, 10 Maret 2015  

Pulau bidadari - Menyusul adanya klaim dari warga Inggris atas keberadaan Pulau Bidadari, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pasukan TNI Angkatan Laut dari Pangkalan Utama Kupang, meninjau langsung pulau tersebut.

Rombongan pasukan TNI Angkatan Laut yang dipimpin Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IX Kupang, Laksamana Pertama Syahrie Abdulrahman didampingi Asisten Operasi, Kolonel Laut Agus Susilo dan Asisten Intelejen, Letkol Laut Miskam, mengunjungi Pulau Bidadari dengan menggunakan KRI Tongkol dari Pelabuhan Kupang.

Pulau bidadari
Komandan Lantamal Kupang sempat melakukan dialog dengan Ernest Lewan Dosky dan menanyakan keberadaannya di pulau tersebut. Menurut Ernest, dia diberi kuasa oleh pemerintah daerah setempat untuk mengelola Pulau Bidadari. Pulau yang tidak terlalu luas ini, sekarang telah dibangun beberapa villa dan dilengkapi fasilitas parabola serta mesin pengubah air laut menjadi air tawar.

Kabarnya Pulau Bidadari yang terletak di Kecamatan Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat ini, telah dijual kepada Ernest, oleh seorang warga Labuan Bajo, bernama Haji Machmud, yang mengklaim dirinya sebagai pemilik lahan. Pulau Bidadari ini dijual dalam dua tahap. Awalnya tanah seluas 30 hektar dijual oleh Haji Machmud pada bulan Juni tahun 2000 dengan Rp 495 juta, sedangkan penjualan kedua pada April 2002 dilakukan pada lahan seluas 15,4 hektar dengan harga Rp 279 juta. 

Konservasi pulau bidadari


Konservasi langsung pada pulau bidadari di kepalai oleh bupati Manggarai saat itu, Drs. Anthony Bagul Dagur, MSi, telah mengeluarkan rekomendasi kepada Ernest Lowan Dosky sebagai Direktur PT PT Reefseekers Cathernest Lestary untuk melakukan konservasi pantai sekaligus memberikan ijin lokasi untuk keperluan pembangunan resort. Pada tahun 2005, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menerbitkan sertifikat hak guna bangunan (HGB) selama 30 tahun dan dalam surat itu tercantum Ernest baru akan meninggalkan Pulau Bidadari pada 24 September 2035.

Pulau bidadari
Pulau Bidadari merupakan salah satu dari empat pulau yang indah di Flores Barat dan satu dari 26 pulau kecil yang dekat dengan Pulau Komodo. Selain Pulau Komodo, pulau besar lainnya adalah Pulau Rinca dan Pulau Padar. Ketiga pulau ini dijadikan Taman Nasional Komodo dengan 11 buah gunung/bukit yang ada serta dengan puncak tertinggi yaitu Gunung Satalibo (± 735 meter dpl).

Untuk mencapai Pulau Bidadari bisa menggunakan perahu bermotor. Atau jika dari Bali bisa lewat udara atau dengan pesawat terbang, karena di Labuan Bojo ada Komodo Airport, dan hanya memakan waktus sekitar 1,5 jam. Jika mengunjungi Pulau Komodo, dapat dikatakan jangan melewatkan Pulau Bidadari ini karena hanya berjarak 10 menit menyeberang pantai.

Tak jauh dari Pulau Bidadari ini terdapat Pulau Kalong (sekitar 10 mil). Dinamakan Pulau Kalong karena di pulau yang terdapat ribuan pohon tempat hinggap para kalong.

Daratan pulau ini dikelilingi oleh bukit, pohon dan pasir putih yang indah. Dengan pasir putih yang indah dan pantai yang tenang, maka Pulau Bidadari kerap juga disebut pulau pasir putih. Ikan-ikan di pulau ini juga berciri khas tropikal. Pulau ini juga bagus untuk para penyuka olah raga snorkling atau diving. Karena itulah, sangat disayangkan jika pulau yang berpotensi besar untuk pariwisata ini jatuh ke orang asing.
Pulau bidadari 4.5 5 Imam Sulistio Selasa, 10 Maret 2015 Pulau bidadari - Menyusul adanya klaim dari warga Inggris atas keberadaan Pulau Bidadari, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, ...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar